MESIN PENCARI INFORMASI

SERBA SERBI PROMOSI

Senin, 29 Maret 2010

KULINER


Makanan dan Minuman Khas Lamongan




Berhubung saya adalah gadis LA, maka yang saya sajikan untuk menu makanan dan minuman khas kali ini yaitu dari lamongan, mungkin anda akan tebak makanan khas lamongan pasti kalau tidak soto ya tahu campur, tetapi bukan itu yang akan saya bahas disini melainkan makanan khas sekitar daerah saya yaitu jumbleg, dawet siwalan, legen, dan jenang hitam, serta wingko.


Jumbleg, bahan utama dari ketan dicampur dengan gula aren merah dibungkus secara vertikal dengan daun siwalan kemudian dikukus dan sebagai variasi bisa dicampuri irisan nangka, soal rasa jangan tanya lagi pasti manis dan cepat mengenyangkan perut, kalau anda ingin mencobanya datang saja ke lamongan ke daerah paciran tetapi anda jangan salah beli karena jumbleg yang paling enak tempatnya ada didekat PKU Paciran dekat jalan tanjakan atau bisa beli di pasar Paciran dan tanyakan pada orang disekitar situ dimana letak orang jualan jumbleg yang enak.


Dawet Siwalan, bahannya dari gula aren, santan, dan siwalan, bedanya dengan dawet biasa karena gula yang dipakai adalah gula asli dari aren sehingga menjadikan rasanya lebih manis alami semanis cewek2 lamongan hehehe...dapat anda jumpai juga di daerah Paciran yang terdapat di warung2 kecil yang ada dipinggir jalan dan terutama disepanjang jalan Deandels Paciran menuju Tuban.


Legen, merupakan minuman yang diambil dari pohon siwalan, tetapi anda jangan salah beli karena banyak penjual legen sekarang yang mencampur legen dengan berbagai campuran sehingga rasanya jadi kecut sedangkan legen yang asli biasanya rasanya manis, untuk mendapatkan legen yang asli memang sulit tetapi saya bisa menunjukkan pada anda untuk mendapatkan legen yang asli dan itu anda bisa juga langsung melihat prosesnya karena tempatnya langsung diladang siwalan.


Jenang Goyang Lidah, jenang ini terdapat didaerah Paciran masuk gang desa Sumuran, jenang ini bahan pokoknya juga dari ketan hitam dicampur dengan buah labu dan ditaburi wijen diatasnya, warna jenang ini ada dua yaitu hitam dan coklat, tetapi menurut saya yang paling enak adalah jenang dengan warna hitam. Jenang ini cocok untuk camilan maupun untuk hantaran pernikahan atau lamaran atau untuk pesta2 lainnya. Saya jamin rasa jenang ini khas banget karena usaha rumah tangga ini sudah dijalankan sejak zaman 80an jadi kemurnian rasa khas jawanya masih terjaga alias rasanya tidak ditambah2 dengan pemanis buatan maupun bahan pengawet.


Wingko, selama ini wingko yang terkenal adalah wingko babat yang berasal juga dari daerah yang bernama Babat yang ada di Lamongan, tetapi bagi saya wingko yang paling uueenak adalah wingko emak alias wingko bikinan emak tercinta saya hehe...itung2 sekalian promosi neh! wingko bahan pokoknya juga lagi2 dari ketan dicampur gula pasir dan parutan kelapa, agar rasanya lebih gurih pakailah kelapa muda dan jangan lupa gunakan air kelapa untuk mengaduk adonan yang akan dibuat wingko lalu oven dan wingko siap disajikan deh!


Gak nyadar ya kalau semua makanan khas yang saya bahas tadi bahan utamanya adalah dari tepung ketan, wah bagi anda yang punya usaha ketan kayaknya lahan empuk tu kalalu didistribusikan ke lamongan karena ternyata makanan khasnya kebanyakan terbuat dari ketan seh hehehe...sayang banget makanan2 tersebut kalau tidak anda coba karena pasti bisa menggoyangkan lidah anda dengan sensasi kekenyalan makanan2 tersebut karena terbuat dari tepung ketan dan sapa tahu juga sehabis mencoba makanan tersebut lidah anda goyangannya mengalahkan goyang inul, goyang ngebor, goyang gergaji, maupun goyang2 yang lain2 hehe...n sapa tahu juga neh lidah anda bisa masuk MURI dengan tema goyangan lidah dengan berbagai gaya hahaha...lebay...mimpi kale ye!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar